Banda Aceh — Pencapaian membanggakan diraih Mairiza, SSTP, saat ia diumumkan sebagai ASN berkinerja terbaik Triwulan I Tahun 2026 di lingkungan Pemko Banda Aceh.

Senyum terpancar dari wajah Mairiza, SSTP, saat namanya diumumkan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan kinerja terbaik Triwulan I Tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh. Sosok yang dikenal ramah dan berdedikasi ini mengaku tak pernah membayangkan akan menerima penghargaan istimewa tersebut.

Mairiza yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dinilai berhasil menunjukkan kinerja unggul, inovatif, serta konsisten dalam memberikan pelayanan publik yang prima. Di balik capaian tersebut, ia juga dikenal sebagai sosok penting yang melahirkan inovasi RESTART PRO-LANSIA BERKHAS (Rekam Sehat Tercatat Lanjut Usia dan Berkebutuhan Khusus)—sebuah terobosan layanan jemput bola dari Disdukcapil Banda Aceh untuk perekaman KTP-el langsung di rumah warga.

Inovasi RESTART PRO-LANSIA BERKHAS ini sendiri merupakan gagasan yang lahir saat Mairiza mengikuti Diklat Kepemimpinan Tingkat III beberapa tahun lalu. Dari ruang pembelajaran kepemimpinan tersebut, ia mengembangkan ide pelayanan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kelompok rentan, yang kemudian diwujudkan menjadi program nyata di tengah masyarakat.

Inovasi ini ditujukan bagi lansia dan penyandang disabilitas yang mengalami keterbatasan akses untuk datang ke kantor pelayanan. Melalui program tersebut, masyarakat tetap dapat memperoleh dokumen kependudukan secara layak, mudah, dan inklusif tanpa harus meninggalkan tempat tinggal mereka. Kehadiran RESTART PRO-LANSIA BERKHAS menjadi bukti nyata komitmen Mairiza dalam menghadirkan solusi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal dalam momen khidmat Apel Hari Ulang Tahun ke-821 Kota Banda Aceh yang digelar di Lapangan Jasdam Iskandar Muda, Rabu (22/4/2026). Momentum tersebut menjadi simbol apresiasi sekaligus pengingat akan pentingnya dedikasi aparatur dalam melayani masyarakat.

Wali Kota menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan sekadar bentuk pengakuan, melainkan juga amanah yang harus dijaga. Ia berharap prestasi yang diraih Mairiza dapat menjadi inspirasi bagi seluruh ASN di lingkungan Pemko Banda Aceh untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Prestasi ini harus menjadi pemicu semangat, bukan hanya bagi penerima, tetapi juga bagi seluruh aparatur lainnya. Kita ingin budaya kerja yang profesional, responsif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat semakin menguat,” ujar Illiza.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya integritas, inovasi, serta komitmen dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik. Menurutnya, di tengah tantangan birokrasi modern, ASN dituntut untuk tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

Ke depan, Pemerintah Kota Banda Aceh menaruh harapan besar agar capaian seperti ini terus berkembang menjadi gerakan kolektif—mendorong lahirnya lebih banyak figur inspiratif dari kalangan ASN yang mampu membawa perubahan positif bagi kota.

Sementara itu, Mairiza menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya. Ia berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Penghargaan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar—sebuah langkah menuju birokrasi yang semakin profesional dan berdaya saing di masa depan