Banda Aceh – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banda Aceh menghadirkan layanan administrasi kependudukan pada Pekan Nasional Pelayanan Publik yang berlangsung di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan (FISIP) UIN Ar-Raniry, 27–30 Oktober.
Dalam kegiatan tersebut, Disdukcapil Kota Banda Aceh menurunkan sejumlah petugas untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Berbagai kebutuhan administrasi kependudukan dapat diakses warga di lokasi kegiatan, mulai dari aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), pengurusan surat pindah, pencetakan Kartu Keluarga (KK), hingga sejumlah layanan administrasi kependudukan lainnya.
Kehadiran layanan ini menjadi salah satu upaya Disdukcapil untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memudahkan warga dalam mengurus dokumen kependudukan tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan.
Kepala Disdukcapil Kota Banda Aceh Heru Triwijanarko mengatakan, Pekan Nasional Pelayanan Publik UIN Ar-Raniry merupakan momentum yang dapat dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan pelayanan serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya dokumen kependudukan.
Selain memberikan pelayanan administrasi secara langsung, Disdukcapil juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk menggencarkan sosialisasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Menurutnya, kepemilikan IKD di Kota Banda Aceh saat ini masih berada di kisaran 18 persen. Angka tersebut masih perlu ditingkatkan untuk mengejar target nasional sebesar 30 persen.
Karena itu, sosialisasi mengenai manfaat dan penggunaan IKD terus dilakukan melalui berbagai kesempatan, termasuk kegiatan pelayanan publik yang memungkinkan petugas berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Melalui partisipasi dalam Pekan Nasional Pelayanan Publik, Disdukcapil Kota Banda Aceh berharap masyarakat semakin mudah mengakses layanan administrasi kependudukan sekaligus memahami manfaat penggunaan identitas digital dalam mendukung pelayanan yang lebih praktis dan efisien
