Banda Aceh – Kemudahan dan kecepatan pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banda Aceh kembali mendapat apresiasi dari masyarakat. Kali ini, apresiasi datang dari da’i kondang sekaligus dosen UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Ustad Fahmi Sofyan.
Pada Rabu (5/8/2026), Ustad Fahmi Sofyan mendatangi kantor Disdukcapil Kota Banda Aceh untuk mengurus pembaruan Kartu Keluarga (KK) sekaligus melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Ia mengaku terkesan dengan pelayanan yang cepat, mudah, dan ramah sejak awal hingga proses selesai.
“Saat berangkat dari rumah, saya pikir ini akan selesai dalam tiga atau empat hari ke depan. Ternyata setelah saya isi formulir tadi, saya hanya menunggu sebentar dan langsung siap,” ujar Ustad Fahmi.
Ustad yang dikenal aktif mengisi kajian Islam di berbagai majelis tersebut mengatakan, proses pembaruan KK hingga aktivasi IKD berjalan lancar tanpa kendala. Menurutnya, seluruh layanan yang diterima diberikan secara profesional dan tidak dipungut biaya.
“Semua layanan yang diberikan gratis. Pelayanannya juga ramah dan sangat cepat,” katanya.
Meski memberikan apresiasi, Ustad Fahmi juga menyampaikan harapan agar kualitas pelayanan yang telah berjalan baik tersebut dapat terus dipertahankan.
“Standar pelayanan seperti ini harus terus dijaga dan dipertahankan, sehingga masyarakat selalu mendapatkan pelayanan terbaik,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Banda Aceh, Heru Triwijanarko, menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang mudah, cepat, transparan, dan bebas biaya bagi seluruh warga Kota Banda Aceh.
Menurut Heru, peningkatan kualitas pelayanan menjadi prioritas Disdukcapil, baik melalui penyederhanaan prosedur, pemanfaatan layanan digital seperti IKD, maupun peningkatan kompetensi petugas agar masyarakat memperoleh pelayanan yang nyaman, ramah, dan memuaskan.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat Kota Banda Aceh. Seluruh layanan administrasi kependudukan tidak dipungut biaya. Kepuasan masyarakat menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” ujar Heru
