FAQ

  1. ?
    Apakah untuk mengurus/mengajukan Akta Pencatatan Sipil dapat diwakilkan kepada pihak lain?
    #

    Pemohon dapat mewakilkan pengurusan/pengajuan Akta Pencatatan Sipil kepada pihak lain sejauh telah melengkapi persyaratan teknis yang telah ditentukan agar menghindari timbulnya permasalahan dikemudian hari.

  2. ?
    Apakah didalam pengurusan/pengajuan Akta Pencatatan Sipil di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banda Aceh dikenakan biaya?
    #

    Untuk pengurusan Akta Kelahiran tidak dikenakan biaya (gratis), namun untuk pengurusan Akta Pencatatan Sipil lainnya tetap dikenakan biaya dimana besarnya biaya tersebut telah ditetapkan berdasarkan Qanun Kota Banda Aceh Nomor 2 Tahun 2007 dan masyarakat diarahkan untuk menyetorkan langsung retribusi tersebut ke Bank Aceh Cabang Pembantu Balaikota Banda Aceh.

  3. ?
    Bagaimana cara mengajukan permohonan Kutipan Akta Pencatatan Sipil apabila Akta tersebut hilang?
    #

    Dengan melengkapi persyaratan fotocopy Akta yang hilang tersebut serta dengan melengkapi Surat Keterangan Hilang Barang/Dokumen yang dikeluarkan oleh Kepolisian Republik Indonesia.

  4. ?
    Apakah Kutipan Akte Pencatatan Sipil dapat dirubah?
    #

    Dapat, perubahan dapat dilakukan setelah mendapatkan penetapan dari Pengadilan Negeri.

  5. ?
    Apakah penduduk pemegang KTP Kota Banda Aceh yang melangsungkan pernikahan di luar Kota Banda Aceh dapat mengurus/mengajukan Akte Perkawinan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banda Aceh?
    #

    Tidak, kecuali mereka telah mendapatkan penetapan dari Pengadilan Negeri agar pernikahan mereka dapat dicatatkan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banda Aceh.

  6. ?
    Apakah WNI Non-Muslim yang melangsungkan pernikahan di luar negeri harus mengurus Akte Perkawinan di Indonesia?
    #

    Tidak, karena Akate Perkawinan mereka dikeluarkan oleh pejabat berwenang dimana pernikahan itu dilaksanakan. Mereka hanya perlu melaporkan saja agar pernikahan mereka dicatatkan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil tempat domisili mereka dengan melengkapi persyaratan yang telah ditentukan.

  7. ?
    Mengapa warga Non-Muslim wajib memiliki Akte Perkawinan?
    #

    Karena keabsahan pernikahan harus dicatatkan dalam dokumen negara dan juga untuk memberikan kepastian/jaminan hukum atas pernikahan tersebut.

  8. ?
    Dokumen apa yang dikeluarkan oleh Disdukcapil bagi WNA pemegang KITAS maupun KITAP?
    #

    Bagi WNA pemegang KITAS Disdukcapil menerbitkan dokumen Surat Keterangan Tinggal Terbatas (SKTT) sebagai tanda pengenalnya. Bagi WNA pemegang KITAP Disdukcapil menerbitkan dokumen KK dan KTP Orang Asing.

  9. ?
    Bagi penduduk yang pindah dan sudah pernah merekam e-KTP didaerah asal, apakah perlu merekam lagi didaerah tujuan pindah?
    #

    Tidak perlu merekam lagi, karena perekaman e-KTP dilakukan sekali untuk seumur hidup.

  10. ?
    Bagaimana cara memperbaiki kesalahan/perubahan data pada e-KTP?
    #

    Yaitu dengan cara langsung datang ke Disdukcapil Kota Banda Aceh dengan membawa KK dan KTP asli yang salah serta melampirkan fotokopi dokumen pendukung   dan   mengisi   formulir F.1-05

  11. ?
    Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pengurusan KK/KTP sampai dengan selesai?
    #

    Waktu yang dibutuhkan dari penerimaan dan verifikasi bahan oleh petugas sampai dengan penyerahan dokumen KK atau KTP adalah 1 (satu) hari.

  12. ?
    Apakah di KK dan KTP boleh dicantumkan gelar?
    #

    Bisa, berdasarkan Perpres nomor 25 tahun 2008 dengan melampirkan fotokopi dokumen pendukung (misalnya ijazah, SK dll) dan mengisi formulir F.1-02, F.1-05, F.1-21 serta membawa KK asli nya.

  13. ?
    Berapa biaya untuk pengurusan Surat Keterangan Pindah WNI antar Kabupaten/Kota/Provinsi?
    #

    Berdasarkan Qanun Kota Banda Aceh Nomor 2 Tahun 2007, biaya untuk pengurusan Surat Keterangan Pindah WNI antar Kabupaten/Kota/Provinsi sebesar Rp. 10.000,- yang langsung disetor oleh pemohon ke Bank Aceh Cabang Pembantu Walikota.

  14. ?
  15. ?
    Apa beda antrian online dengan antrian biasa?
    #

    Tujuan kami memberikan layanan antrian online adalah untuk lebih memudahkan Anda. Jika pada antrian biasa Anda harus datang ke kantor kami untuk mengambil nomor dan menunggu jadwal panggilan.

    Maka pada antrian online Anda cukup membuka website kami (http://disdukcapil.bandaacehkota.go.id) dan mendaftarkan diri serta memilih waktu layanan. Jika sudah memilih jadwal layanan yang anda butuhkan maka Anda cukup datang 30 menit sebelum waktu tersebut dan kami akan memprioritaskannya.

  16. ?
    Saya sudah mengambil nomor antrian online, selanjutnya apa yang perlu saya lakukan?
    #

    Setelah mendapatkan nomor antrian online melalui website Disdukcapil Kota Banda Aceh maka silahkan datang ke kantor kami sesuai dengan jam layanan yang Anda pilih dan melapor kepada petugas Verifikator untuk di prioritaskan pada urutan nomor antrian.

  Copyright © Pemerintah Kota Banda Aceh - 2013
Info :
    Saran dan kritik anda mohon disampaikan kenomor 08116815919    Anda ingin cepat dilayani?...Gunakan pengambilan nomor antrian online diwebsite disdukcapil.bandaacehkota.go.id